Mayo58monroe's website

Our website

26
Ap
Panduan Melakukan Prediksi Dalam Pertandingan Sepak Bola
26.04.2018 02:38


Tatkala menyaksikan sayembara sepakbola di layar paras kita terkadang disajikan kampanye tebak skor yang dijalani para ahli. Walau memikat, saya tidak percaya tumbuk skor adalah sesuatu yang seharusnya dijalani.

Kalau sekadar untuk fun and games bolehlah, namun demikian tentu bukan perlu dianggap serius karena tidak ada pokok logika yang cukup untuk menebak skor akhir sebuah pertandingan.

Berbeda dengan menetak siapa tim yang bakal menang -- atau bahwa pertandingan dengan berakhir secara seri. Menebak seperti itu natural saja dikerjakan, walau dalam akhirnya bola itu tambun sehingga pemenang pun kadang kala kali salah diprediksi. Kenapa? Karena terselip tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui vokal ini beta akan sebarkan beberapa trik membuat dugaan yang langsung. Bukan berguna saya terus-menerus benar pada memprediksi sebuah pertandingan. Tentu saja tidak, walaupun dengan lumayan berbangga (sediiiikit saja) aku memiliki rekor kebenaran prediksi yang sedang tinggi: sama 3 atas 4 antisipasi saya pantas kenyataan.

2 bulan sebelum terjadi, hamba memprediksi hendak terjadi All German final di Perhubungan Champions. Pada final, dikategorikan di depan beribu-ribu warga Surabaya yang tumpah sebuah kegiatan nonton bareng, saya menenung Bayern Munich akan menggulung Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben guna penentu kontrol. Sebelum ini saya pula meyakini kalau Atletico Madrid akan merajin Copa Del Rey. Final, saya mengempik Belanda akan mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin aku tekankan disini adalah; antisipasi bisa sahih bisa khilaf, tapi yang penting satu buah prediksi mutlak harus punya dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, 1 buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang betul maka tempat keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap sekadar tidak mampu diprediksi berdasar pada 100%, lagi pula prediksi menyerempet skor akhir. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi mumbul tajam.

Saya ajak Kamu untuk menelaah beberapa bayangan terakhir hamba guna menceritakan beberapa kepercayaan penting yang saya yakin akan berguna bagi Anda saat mencoba memprediksi pertentangan.

Di antara perkiraan yang abdi sebut di atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena depakan Real Madrid berkali-kali hal mistar tiang Atletico]. Walau demikian terdapat logika di belakang dugaan tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh lebih berkualitas. Media masa mewartakan ketidakrukunan pemain Madrid secara pelatihnya, Jose Mourinho, dan bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Judi Online Dari media aneh saya menerima kabar jika Ronaldo & Mourinho pula tidak sesuai (berita hal hal itu baru merembes di Indonesia beberapa waktu lalu). Sebagai pelatih aku paham sah arti kesentosaan tim dalam dan dalam luar tanah lapang dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini disematkan faktor Falcao yang pada itu on fire, yang menghasilkan saya degil memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips dugaan 1: Pertimbangkan suasana di tim, bahkan saat satu buah turnamen berlaku di mana pemain harus terus molek tanpa mampu menghindari rekan-rekannya.

Tip prediksi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung / saat festival cup, kemonceran striker demikian menentukan. Tatkala pertandingan liga kualitas jangka panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semata elemen kru lainnya. Ketika laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkan, walau kekuatan keseluruhan kru juga kudu dipertimbangkan.

Saat memprediksi kemenangan Belanda 3-0 atas Indonesia saya menentang hati nurani. Berdasar pada subjektif beta membela Indonesia tentunya. Akan tetapi, saat memakai kacamata bernama objektivitas, aku semua tetap setuju kalau Belanda jauh di atas Indonesia. Kemudian mengapa gak memprediksi skor akhir yang lebih mencocok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat sedangkan Indonesia mau bermain penuh gairah, maka itu akan bisa mereduksi pertarungan kualitas. Oleh sebab itu, skor tipis atau raksasa bisa sekadar diprediksi secara sound logic -- namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, merupakan keberuntungan semata.

Tips bayangan 3: Hindari membela 1 buah tim tatkala membuat antisipasi. Kita mampu selalu berharap tim kesayangan kita unggul, tapi saat membuat prediksi tentu mantik harus diutamakan di atas fanatisme hati.

Saya tersenyum saat menafsirkan di sebuah media peluang tentang persamaan-persamaan final Persatuan Champions tahun ini dengan tahun 1997 saat Dortmund menjadi unggul terakhir kesempatan. Banyak pembaca saya yakin terpancing untuk memprediksi kemenangan Dortmund berdasarkan fakta-fakta itu. Mereka tenggelam bahwa fakta-fakta tersebut merampok dan benar-benar benar memilikinya, namun bukan memiliki kolerasi apapun beserta pertandingan pucuk Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah bukti dengan bukti yang lain ialah salah satu contoh dari sekian banyak ulah fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terperosok para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan sedang menjadi ruang membuat satu buah prediksi pertentangan.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan sempang Dortmund vs Bayern pula dimunculkan hingga bertahun-tahun kincit. Karena histori statistik Dortmund memang impresif saat menentang Bayern, penuh yang kemudian menilai BVB akan mampu mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Sesuatu ini menyesatkan. Mengapa? Sebab statistik zaman "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik awal musim pun tidak bisa dengan begitu saja menjadi tonggak. Perkembangan ke-2 tim mulai pertemuan belakang perlu dipertimbangkan.

Tips antisipasi 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Kamu pada statistik pertandingan jurang kedua tim yang paling dekat beserta saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini saja.

Karena bayangan saya acap saya munculkan di twitter (@coachtimo), banyak pihak minta saya meneroka berbagai pertandingan lainnya. Paling banyak saya abaikan atau aku tolak beserta alasan luka paham mengenai kekuatan kedua tim. Dalil saya itu senafas dengan tips bayangan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat bayangan tanpa dilatar belakangi data dan wawasan yang elok mengenai menyunggi atau permufakatan tersebut. Pada waktu bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari menghasilkan prediksi tentang MU vs Chelsea. Aku mustahil menjadi pakar mengenai semua perkongsian yang tersedia. Akui pula.

Tips prediksi 7: Kalian juga tidak seharusnya memprediksi setiap pertandingan. Ada waktunya pertandingan sangat sulit diprediksi. Analisa Engkau deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua kru menurut Anda 50-50. Kalau sudah demikian tahan pribadi, hindari mendesak diri menciptakan prediksi. Beserta demikian prosentase kejituan bayangan anda bakal meningkat.

Masih banyak proporsi lainnya yang bisa dan patut dipakai dalam menciptakan sebuah antisipasi yang terhormat. Karena keterbatasan tempat abdi berhenti sampai di sini dulu.

Ingat: sebuah prediksi yang berkelas tidak melulu ditentukan oleh realitas prediksi itu. Sebuah perkiraan yang berkualitas, baik benar maupun melenceng, seharusnya dinilai dari reason atau poin analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Free website powered by Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!