Mayo58monroe's website

Our website

11
Oc
Belajar Melakukan Prediksi Dalam Pertandingan Sepak Bola
11.10.2017 06:08


Ketika menyaksikan pertentangan sepakbola dalam layar paras kita kerap disajikan aksi tebak skor yang dikerjakan para spesialis. Walau mempesona, saya gak percaya tebak skor adalah sesuatu yang seharusnya dikerjakan.

Kalau setimbal untuk fun and games bolehlah, namun demikian tentu tidak perlu dianggap serius karena tidak ada dasar logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu buah pertandingan.

Tidak sama dengan menebas siapa menjimbit yang mau menang -- atau bahwa pertandingan hendak berakhir beserta seri. Memenggal seperti itu natural saja dikerjakan, walau dalam akhirnya globe itu bundar sehingga pemimpin pun sering kali lengah diprediksi. Mengapa? Karena terselip tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui vokal ini beta akan sebarkan beberapa tips membuat prediksi yang ketat. Bukan berarti saya selamanya benar pada memprediksi 1 buah pertandingan. Tentu saja tidak, walau dengan terbatas berbangga (sediiiikit saja) abdi memiliki rekor kebenaran perkiraan yang semua tinggi: sama 3 daripada 4 prediksi saya cocok kenyataan.

2 bulan pra terjadi, beta memprediksi mau terjadi All German kesimpulan di Permufakatan Champions. Di final, termasuk di depan beribu-ribu warga Surabaya yang menyesaki sebuah programa nonton bareng, saya menenung Bayern Munich akan mengalahkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu kontrol. Sebelum itu saya pun meyakini jika Atletico Madrid akan merebut Copa Del Rey. Terakhir, saya memperkirakan Belanda hendak mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin aku tekankan disini adalah; prediksi bisa betul bisa salah, tapi yang penting satu prediksi mutlak harus memiliki dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, sebuah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang resmi maka segmen keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap sekadar tidak bisa diprediksi berdasar pada 100%, bahkan prediksi mengenai skor konklusi. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi mumbul tajam.

Abdi ajak Kamu untuk mengkritik beberapa dugaan terakhir beta guna meriwayatkan beberapa rukun penting yang saya yakin akan berguna bagi Anda saat mengetes memprediksi pertandingan.

Di antara dugaan yang saya sebut dalam atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena depakan Real Madrid berkali-kali mengenai mistar tiang Atletico]. Walau demikian ada logika di belakang prediksi tersebut: Atletico juara meski pun Real Madrid jauh kian berkualitas. Media masa memberitakan ketidakrukunan tokoh Madrid secara pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Mulai media heran saya mendapat kabar bahwa Ronaldo serta Mourinho pun tidak sepaham (berita menyerempet hal itu baru menongol di Nusantara beberapa waktu lalu). Sebagai pelatih aku paham betul arti keragaman tim dalam dan pada luar lapangan dan dampaknya bagi performa tim. Sesuatu ini ditambah faktor Falcao yang pada itu on fire, yang menghasilkan saya keji memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips bayangan 1: Pertimbangkan suasana di dalam tim, paling utama saat sebuah turnamen berlanjur di mana pemain mesti terus bertepatan tanpa dapat menghindari rekan-rekannya.

Tip antisipasi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat sayembara cup, kemonceran striker begitu menentukan. Saat pertandingan liga kualitas kali panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semata elemen menyunggi lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkanmenjadikan, walau keuletan keseluruhan tim juga pantas dipertimbangkan.

Tatkala memprediksi kemajuan Belanda 3-0 atas Indonesia saya menjaga hati nurani. Secara subjektif saya membela Nusantara tentunya. Akan tetapi, saat mengenakan kacamata berpanggilan objektivitas, kalian semua tetap setuju kalau Belanda suntuk di atas Indonesia. Lalu mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih mendorong? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat sedangkan Indonesia akan bermain melimpah gairah, dengan demikian akan sanggup mereduksi pertarungan kualitas. Menjadi, skor tipis atau raksasa bisa aja diprediksi beserta sound logic -- tapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, adalah keberuntungan semata.

Tips prediksi 3: Hindari membela satu buah tim saat membuat dugaan. Kita mampu selalu berpikir tim tajuk mahkota kita menang, tapi tatkala membuat prediksi tentu mantik harus diutamakan di bagi fanatisme kukuh.

Saya tersenyum saat mengatakan di sebuah media masa tentang persamaan-persamaan final Persatuan Champions tahun ini dengan tahun 1997 saat Dortmund menjadi spesialis terakhir kali. Banyak pembaca saya tetap terpancing untuk memprediksi kontrol Dortmund menurut fakta-fakta itu. Mereka meleng bahwa fakta-fakta tersebut menarik dan memang benar memilikinya, namun tidak memiliki kolerasi apapun secara pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah bukti dengan fenomena yang lain merupakan salah satu kaca dari sekian banyak siasat fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terperosok para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan terampil menjadi lingkungan membuat sebuah prediksi festival.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan renggangan Dortmund vs Bayern juga dimunculkan terlintas bertahun-tahun kincit. Karena silsilah statistik Dortmund memang impresif saat melawan Bayern, banyak yang lantas menilai BVB akan mampu mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Hal ini menyesatkan. Mengapa? Karena statistik zaman "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik dahulu musim pun tidak sanggup dengan rambang menjadi tolok ukur. Perkembangan ke-2 tim sejak pertemuan ujung perlu dipertimbangkan.

Tips antisipasi 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Kamu pada statistik pertandingan jurang kedua tim yang paling dekat dengan saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini selalu.

Karena bayangan saya kerap saya munculkan di twitter (@coachtimo), besar pihak minta saya meneroka berbagai pertandingan lainnya. Paling banyak saya abaikan atau abdi tolak beserta alasan luka paham menyerempet kekuatan kedua tim. Dalil saya ini senafas secara tips dugaan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Situs Judi online Hindari mencoba-coba membuat antisipasi tanpa dilatar belakangi petunjuk dan pesiaran yang baik mengenai kru atau liga tersebut. Kalau bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari membuat prediksi tentang MU vs Chelsea. Kita mustahil menjadi pakar tentang semua perkongsian yang ada. Akui selalu.

Tips antisipasi 7: Kalian juga gak seharusnya meneka setiap pertentangan. Ada waktunya pertandingan sangat sulit diprediksi. Analisa Dikau deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menjulang menurut Dikau 50-50. Kalau sudah amat tahan bangun, hindari mendesak diri membuat prediksi. Beserta demikian prosentase kejituan perkiraan anda akan meningkat.

Masih banyak proporsi lainnya yang bisa serta patut diterapkan dalam membuat sebuah bayangan yang berkualitas. Karena keterbatasan tempat hamba berhenti sampai di sini dulu.

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas tidak melulu ditentukan oleh kebenaran prediksi ini. Sebuah perkiraan yang berkualitas, baik resmi maupun cela, seharusnya dinilai dari reason atau kualitas analisa yang ada dalam belakangnya.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!